5 Tips Pengerjaan Kayu Lebih Efisien

Gambar-Trik-Pengerjaan-Kayu

Kita pasti pernah mendengar pepatah  berkata “bekerjalah lebih cerdas, bukan lebih keras”. Kalimat tersebut masuk akal, apalagi dijaman modern saat ini, waktu sangatlah berharga. Ada beberapa tips untuk meningkatkan efisiensi dalam pengerjaan kayu yang akan kita bahas dibawah ini.

1. Membuat Pengamplasan Lebih Mudah

Menggunakan blok amplas mungkin tampak seperti pekerjaan yang melelahkan, tetapi , dengan alat khusus dan amplas yang berkualitas tinggi, hasil yang dihasilkan bisa jadi lebih baik dari mesin pengamplas. Selain itu, menggunakan blok amplas tidak menghasilkan awan debu, lebih tenang, dan bisa digunakan kedalam celah yang mungkin tidak bisa dilakukan dengan mesin pengamplas.

Usahakan menggunakan blok amplas untuk hasil yang lebih cepat dan efisien daripada hanya melipat sepotong amplas. Blok amplas dapat mendistribusikan tekanan dengan lebih merata yang membuat permukaan rata dengan baik. Jangan lupa untuk mengganti amplas sesering mungkin.

Gunakan amplas yang lebih kasar untuk menghilangkan goresan atau noda. Miringkan sekitar 45 derajat untuk pengamplasan pertama , sebelum berganti ke amplas yang lebih halus. Amplas yang lebih kasar dapat menghilangkan hampir segala macam goresan.

Untuk mengamplas permukaan yang sudah dicat, gunakanlah amplas kain. Cat akan menumpuk lebih sedikit daripada amplas biasa.

2. Ketahu Kadar Air Kayu yang Digunakan

Saat melakukan pekerjaan dengan kayu, anda harus benar-benar mengetahui kadar air yang benar dari setiap potongan kayu. Kadar air yang terlalu kering akan membuat produk anda membengkak atau pecah, sedangkan kadar air yang terlalu lembab dapat menyebabkan produk menyusut atau melengkung. Tidak heran jika para ahli mengatakan “kelembaban yang salah adalah 80% dari semua masalah dalam pengerjaan kayu”.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengaetahui kadar air dari setiap potongan kayu sebelum digunakan. Misalnya, jika anda ingin menggunakan dua jenis kayu yang berbeda, anda mengetahui kadar air dari masing-masing kayu tersebut agar sambungan lem tahan lama dan tetap utuh.

3. Mencegah Noda Lem yang Berlebih

Untuk menghilangkan noda yang disebabkan oleh merembesnya lem di sepanjang sambungan, jepit potongan kayu yang akan disambung tanpa lem, lalu pasang selotip diatas sambungan. Selanjutnya pisahkan potongan kayu tersebut dan oleskan lem. Lem akan merembes ke selotip bukan sambungan. Lepaskan selotip sebelum lem mengering.

4. Ukur dengan Penggaris T

Buat pengukuran dan penandaan yang akurat, lebih mudah, dan lebih cepat dengan menggunakan penggaris T. Saat anda membutuhkan garis yang akurat pada jarak 2-3 kaki, penggaris T mengalahkan penggaris lainnya dalam segala hal.

5. Buatlah Pencahayaan yang Baik

Berikan perhatian khusus pada pencahayaan ruang pengerjaan kayu anda. Anda harus memiliki penerangan yang konsisten dan dapat menjangkau seluruh area kerja tanpa membuat bayangan, sehingga anda dapat bekerja dari sudut manapun. Hal ini memastikan keamanan dan produktivitas anda.